Radang Tenggorokan

Gejala yang muncul pada umumnya nyeri tenggorokan mulai dari yang ringan hingga yang berat, misalnya sulit menelan. Bisa disertai dengan demam, batuk, pilek, tidak nafsu makan, dan sakit kepala. Biasanya radang tenggorokan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun perlu diketahui bahwa sebagian radang ternggorokan bisa menyebabkan komplikasi yang cukup serius pada organ tubuh manusia. Tidak tanggung-tanggung yang menjadi target sasaran ialah organ jantung.

Radang tenggorokan bisa berujung pada kegagalan jantung. Inilah yang dinamakan sebagai Penyakit jantung Rematik (PJR). Penyakit ini jarang dijumpai pada anak kurang dari 5 tahun atau orang dewasa yang lebih dari 50 tahun. Insiden puncak kasus ini berkisar antara 5 ingga 12 tahun atau usia sekolah.

Sebelum membahas mengenai penyakit jantung rematik, ada baiknya kita pahami dulu apa itu radang tenggorokan  bisa disebabkan oleh bakteri maupun virus. Yang terakhir adalah penyebab terbanyak. Gejala penyerta biasanya sakit tenggorokan, demam, pembesaran kelenjar getah bening di leher, kadang disertai batuk dan pilek. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus biasanya pasien akan sembuh dalam beberapa hari d engan pemberian obat penurun panas atau penghilang rasa sakit.

Namun apabila radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri, maka pemberian obat antibiotika harus segera dilakukan, tentunya dengan pengawasan dokter. Ciri-ciri radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri antara lain demam tinggi, pembesaran kelenjar getah bening dileher dan jika ditekan terasa nyeri serta batuk yang minimal. Jika dilihat tenggorokan pasien, maka tampak amandel (tonsil) merah serta terdapat detritus (bercak putih) disekitar tenggorokan dan amandel. Nah apabila terdapat ciri-ciri seperti ini, segeralah lakukan terapi dengan antibiotik. Meskipun pada beberapa kasus radang tenggorokan, kita tidak boleh terlalu berlebihan dalam melakukan terapi dengan antibiotik.

Jenis bakteri penyebab radang tenggorokan juga bermacam-macam . Streptococcus beta hemoliticus group A adalah salah satunya. Jenis bakteri inilah yang menjadi penyebab terjadinya PJR. Setelah maa inkubasi antara 2 hingga 6 minggu, bakteri akan berkembang biak dan mengeluarkan racun atau toksin. Toksin ini yang bisa menyebabkan terjadinya demam rematik.

Demam rematik adalah penyakit inflamasi akut atau kambuhan (rekuren) yang timbul setelah infeksi radang tenggorokan oleh Streptococcus beta hemoliticus group A. Gejala yang terlihat berupa benjolan dibawah permukaan kulit dan banyak, disebut sebagai nodul subkutan. Ada lagi nyeri di beberapa persendian yang disebut sebagai poliartritis. Gejala yang terakhir adalah adanya karditis, yaitu peradangan pada katup jantung. Yang terakhir inilah yang menyebabkan kerusakan katup jantung yang bersifat permanen. Jika pasien terkena karditis, maka pengobatannya harus dilakukan secepat mungkin.

Hingga sekarang masih belum diketahui dengan pasti hubungan langsung antara infeksi Streptococcus dengan gejala demam reumatik akut. Yang masih dinut hingga sekarang adalah teori autoimunitas. Produk streptococcus yang antigenik secara difusi keluar dari sel-sel tenggorok dan merangsang jaringan limfoid untuk membentuk zat anti. Beberapa antigen Streptococcus, khususnya Streptosilin O dapat mengadakan reaksi silang dengan antigen jaringan tubuh sehingga terjadi reaksi antigen-antibodi antara zat anti terhadap Streptococcus dan jaringan tubuh.

Pada demam reumatik dapat terjadi keradangan berupa reaksi eksudatif maupun poliferatif dengan manifestasi artritis, karditis, nodul subkutan, eritema merginatum dan/ atau khorrea. Kelainan pada jantung dapat berupa endokarditis, miokarditis, perikarditis, dan/ atau pankarditis.


=====================================

>>> Lamandel 100% Bahan Alami Membantu Mengatasi Radang Amandel, Radang Tenggorokan, Sakit Tenggorokan, Batuk Pilek, Memperbaiki Nafsu Makan dan Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Sakit Tenggorokan and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>